Jujur aja, ane tuh gak berharap waktu ini berjalan.
Kalau boleh request sih, ane lebih milih waktu ni jalan aja di tempat. Jadi
semua aktivitas tetap berjalan biasa, tapi waktunya tetep (udah pokonya gitu
lah). Kalau bicara masa depan emang menurut
ane agak sakral, kenapa begitu ?
yang pasti kalau waktu ini bergerak otomatis
semuanya juga berubah, termasuk kita bakal kehilangan orang yang kita sayang.
Dan yang terlihat jelas, kita juga harus hidup masing-masing. Iya kan? sudah
sadar kan? Nah, itulah yang bikin ane berpikir.
Tapi life must
go on...........
Terlepas dari apa yang udah ane bilang di atas ya,
kalau bicara soal masa depan maka kita mau gak mau harus juga bicara tentang
jodoh. Kita tentu bakal menikah dan terutama ane harus bisa jadi imam yang baik
dalam keluarga. Selain itu bicara soal pekerjaan, Kalau dulu waktu kecil sering
tuh ditanya jadi apa ketika besar dan saat itu sering juga jawab seenaknya mau
jadi polisi lah, mau jadi dokter lah, mau jadi pilot dsb. Tapi the fact? Itu semua cita-cita gak nyambung
banget dengan posisi ane sekarang. Maklum, ane kan mahasiswa T. Informatika.
Okey, jadi dapet ide enaknya bahas pekerjaan aja
ya..
Dari dulu sampe sekarang. Gak pernah atau lebih
tepatnya belum pernah nyoba juga sih untuk melamar pekerjaan. Karena menurut
ane semua pekerjaan sama aja dan gak ada yang keren. Kan ane pengennya bekerja
yang ngarahnya bisa bermanfaat untuk orang lain. Apa ane kudu nglamar ke WHO,
atau UNICEF gitu ya? #abaikan.
"Pekerjaan sesuai minat dan keterampilan"
kayaknya seru ya kalau bisa begitu, tapi minat dan keterampilan ane tuh gak
pernah sinkron. Bayangin, keterampilan ane di dunia IT tapi ane gak punya minat
sama sekali dengan IT. Bahkan ane gak pengen juga bekerja yang ada hubungannya
dengan IT. Karena dunia IT tu gak asik, apalagi kalau harus ngurus coding!.
Kalau minat ane sih lebih kayak tentang sosial gitu, mempelajari tentang alam,
tentang perilaku, psikologi dan sebagainya. Pokoknya yang gak ada hubungannya
dengan ilmu eksak (titik).
Jadi kalau bisa disimpulkan sih, ane gak suka dengan
tempat-tempat angker yang kalau kerja itu harus duduk di kursi terus gak pindah-pindah
sampe pulang.
Gini aja dah, yang pasti di masa depan, paling gak ane
pengen berwirausaha aja lah. Dan itu coba ane pikir-pikir mulai sekarang. Tapi usaha apa ya enaknya?
Kalau dilihat dari tempat tinggal ane yang jauhnhya 15
km dari kota. Kayaknya cukup prospek untuk usaha peternakan. Opsinya sih :
- Ternak lele
- Ternak bebek atau ayam daging dan petelor
- Distributor sayuran.
Dari ketiga opsi yang ane sebutin di atas, kayaknya bagus juga untuk opsi yang ketiga.
Mengapa? sebab sempet kepikiran juga beli mobil box untuk jadi distributor ke beberapa
wilayah yang sayuran di sana masih mahal gitu. Secara di daerah ane kan sayuran
bisa dibilang melimpah dan murah juga.
Kalau beternak, otomatis butuh tempat yang juga luas
kalau kita pengen maen di skala besar. Tapi lahan rumah ane juga gak
besar-besar amat. Kalau untuk main di skala menengah kayaknya masih bisa. Dan
itu cukup prospek juga sih. Kan nanti daging dan telornya bisa digunakan untuk
mensuplai kebutuhan pelanggan.
Apa enaknya ane buka kafe ramang-remang aja ya
? #sarap -_-


