Sunday, April 20, 2014

Jadi mikir masa depan?

Jujur aja, ane tuh gak berharap waktu ini berjalan. Kalau boleh request sih, ane lebih milih waktu ni jalan aja di tempat. Jadi semua aktivitas tetap berjalan biasa, tapi waktunya tetep (udah pokonya gitu lah).  Kalau bicara masa depan emang menurut ane agak sakral, kenapa begitu ?
yang pasti kalau waktu ini bergerak otomatis semuanya juga berubah, termasuk kita bakal kehilangan orang yang kita sayang. Dan yang terlihat jelas, kita juga harus hidup masing-masing. Iya kan? sudah sadar kan? Nah, itulah yang bikin ane berpikir.

Jadi mikir masa depan


Tapi life must go on...........

Terlepas dari apa yang udah ane bilang di atas ya, kalau bicara soal masa depan maka kita mau gak mau harus juga bicara tentang jodoh. Kita tentu bakal menikah dan terutama ane harus bisa jadi imam yang baik dalam keluarga. Selain itu bicara soal pekerjaan, Kalau dulu waktu kecil sering tuh ditanya jadi apa ketika besar dan saat itu sering juga jawab seenaknya mau jadi polisi lah, mau jadi dokter lah, mau jadi pilot dsb. Tapi the fact? Itu semua cita-cita gak nyambung banget dengan posisi ane sekarang.   Maklum, ane kan mahasiswa T. Informatika.

Okey, jadi dapet ide enaknya bahas pekerjaan aja ya..
Dari dulu sampe sekarang. Gak pernah atau lebih tepatnya belum pernah nyoba juga sih untuk melamar pekerjaan. Karena menurut ane semua pekerjaan sama aja dan gak ada yang keren. Kan ane pengennya bekerja yang ngarahnya bisa bermanfaat untuk orang lain. Apa ane kudu nglamar ke WHO, atau UNICEF gitu ya? #abaikan.

"Pekerjaan sesuai minat dan keterampilan" kayaknya seru ya kalau bisa begitu, tapi minat dan keterampilan ane tuh gak pernah sinkron. Bayangin, keterampilan ane di dunia IT tapi ane gak punya minat sama sekali dengan IT. Bahkan ane gak pengen juga bekerja yang ada hubungannya dengan IT. Karena dunia IT tu gak asik, apalagi kalau harus ngurus coding!. Kalau minat ane sih lebih kayak tentang sosial gitu, mempelajari tentang alam, tentang perilaku, psikologi dan sebagainya. Pokoknya yang gak ada hubungannya dengan ilmu eksak (titik).

Jadi kalau bisa disimpulkan sih, ane gak suka dengan tempat-tempat angker yang kalau kerja itu harus duduk di kursi terus gak pindah-pindah sampe pulang.

Gini aja dah, yang pasti di masa depan, paling gak ane pengen berwirausaha aja lah. Dan itu coba ane pikir-pikir mulai sekarang.  Tapi usaha apa ya enaknya?

Kalau dilihat dari tempat tinggal ane yang jauhnhya 15 km dari kota. Kayaknya cukup prospek untuk usaha peternakan. Opsinya sih :
  • Ternak lele 
  • Ternak bebek atau ayam daging dan petelor
  • Distributor sayuran.

Dari ketiga opsi yang ane sebutin di atas,  kayaknya bagus juga untuk opsi yang ketiga. Mengapa? sebab sempet kepikiran juga beli  mobil box untuk jadi distributor ke beberapa wilayah yang sayuran di sana masih mahal gitu. Secara di daerah ane kan sayuran bisa dibilang melimpah dan murah juga.

Kalau beternak, otomatis butuh tempat yang juga luas kalau kita pengen maen di skala besar. Tapi lahan rumah ane juga gak besar-besar amat. Kalau untuk main di skala menengah kayaknya masih bisa. Dan itu cukup prospek juga sih. Kan nanti daging dan telornya bisa digunakan untuk mensuplai kebutuhan pelanggan.


Apa enaknya ane buka kafe ramang-remang aja ya ?    #sarap -_-

1 comment:

  1. jalani aja, banyak bidang usaha yang modalnya belakangan

    ReplyDelete